Sunday, April 5, 2026

Silaturahim, Minggu 5 April 2026

Baca artikel di kompasiana.com; 

Minggu pagi, 5 April 2026, suasana Bandar Lampung terasa berbeda. Cahaya fajar baru saja menyingsing saat "Mimin" memulai hari dengan sujud syukur dalam shalat Subuh, sebelum akhirnya memacu semangat menuju Lapangan Korpri, Teluk Betung.

Jalanan yang masih lengang menjadi saksi langkah kaki menuju satu titik kumpul besar: Justice Run, sebuah perhelatan olahraga bergengsi yang digelar oleh PKS Provinsi Lampung.

Antusiasme peserta begitu meledak, mengingat deretan hadiah fantastis yang menanti. Mulai dari hadiah utama Umroh, podium juara untuk berbagai kategori, dua unit sepeda, hingga satu unit sepeda motor Honda. Tak ketinggalan, puluhan door prize menarik juga siap diboyong pulang.

Keseruan ini tak lepas dari dukungan para sponsor seperti Cincau Cap Panda, Counterpain, Fitbar, Indocafe, hingga Wingsfood yang memanjakan peserta dengan suguhan Top Kopi dan Mie Sedaap.

Momen yang ditunggu pun tiba. Gubernur Lampung secara resmi melepas para pelari dengan mengibarkan bendera start. Sorak-sorai pecah saat rombongan kategori 10K dan 5K mulai menghambur membelah jalanan kota.

Meski terdaftar di kategori 5K, rute yang ditempuh cukup menantang dan menyuguhkan pemandangan khas Teluk Betung. Jalur yang dilalui meliputi:

  • Jl. Drs. Warsito – Jl. Emir M. Nur

  • Jl. Basuki Rahmad – Jl. Wolter Monginsidi

  • Jl. Abdi Negara – Jl. Pangeran Diponegoro

  • Jl. Cut Meutia – Kembali ke Jl. Wolter Monginsidi

  • Finish: Lapangan Korpri

Mimin berhasil menyelesaikan rute ini dengan catatan impresif versinya sendiri:

Statistik Lari Mimin:

  • Jarak: 6.3 km

  • Waktu: 50 menit

  • Pace Rata-rata: 8'00"/km


Setelah peluh bercucuran, suasana di Lapangan Korpri semakin tegang saat sesi pengundian. Gubernur Lampung menambah kemeriahan dengan memberikan dua hadiah Umroh tambahan melalui sesi kuis dan undian.

Pertanyaan kuis yang cukup berbobot pun dilemparkan: "Berapakah jumlah anggota dewan Partai PKS di tingkat Pusat, Provinsi Lampung, dan Kota Bandar Lampung?"

Meski hadiah Umroh belum berjodoh dengan Mimin, dewi fortuna tetap berpihak. Mimin pulang dengan senyum lebar setelah namanya dipanggil untuk menerima door prize berupa water dispenser.

Lari dapat sehatnya, pulang bawa hadiahnya. Benar-benar hari Minggu yang produktif dan penuh berkah di Justice Run 2026!

Mode Jalan Cepat 1

Mode Jalan Cepat 2
Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS

Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS

Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS


Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS

Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS
Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS
Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS
Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS
Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS
Foto Persembahan Akun Fotoyu VNS





Penyerahan Hadiah Umroh

Bersama mantan Atlit Lampung

Stand aneka produk Sponsor Gratis

Rute 5K membentuk angka 8

Antrian Refreshment air putih, aneka rebusan, Cincau Panda


Menuruni Jalan Pangeran Diponegoro menuju Jalan Cut Meutia
Door Prize

Bersama para Pensiunan Atlit Lampung

Panitia menyediakan dokumentasi yang dapat diakses melalui https://drive.google.com/drive/folders/1YzH2UjfZd9WZH2iaLce97f3jMz7B2nXJ?usp=drive_link

Setelah euforia di Lapangan Korpri berakhir—dengan hadiah utama Umroh yang jatuh ke tangan peserta asal Way Kanan—Mimin bergegas pulang. Meski bukan Umroh, sebuah dispenser baru di tangan sudah cukup menjadi alasan untuk tersenyum sepanjang jalan. Namun, agenda hari Minggu ini masih panjang.

Pukul 11.00 WIB lewat sedikit, usai membersihkan diri dan bersiap, Mimin berangkat menuju GSG UIN Raden Intan Lampung untuk menghadiri undangan pernikahan Hafiz, putra sulung Ibu Munawarah.



Setibanya di lokasi, nuansa meriah langsung terasa. Karangan bunga dari berbagai kolega berjajar rapi di depan gedung, sementara area parkir telah dipadati kendaraan tamu undangan. Mimin tampil rapi mengenakan batik, celana panjang putih, dan sepatu hitam.

Langkah Mimin dimulai dari meja tamu untuk mengisi absensi dan menerima kartu suvenir. Di pintu masuk, sambutan hangat datang dari para penerima tamu, di antaranya terlihat Ibu Irta, Ibu Septi dan Ibu Anita.


Memasuki gedung yang luas, Mimin langsung membaur dalam antrean sajian makan siang. Momen ini berubah menjadi ajang silaturahmi yang tak terduga. Sambil mengantre menuju pelaminan untuk memberikan ucapan selamat, Mimin bertemu dengan banyak wajah akrab:

  • Rekan & Sahabat: Bapak Topik, Bapak Idaflis, Bapak Garum, Ibu Menak Mahkota, Ibu Ratna, Ibu Dona, Ibu Mayona, Ibu Nurul dan Deta.

  • Keluarga & Pasangan: M. Thoyib bersama Misna, Ibu Elya Nurita, Ibu Rosmiati beserta suami, Bapak Robi, serta Bapak Erwan.

  • Kolega: Ibu Siti Romlah yang hadir didampingi suaminya, Bapak Joko Sugiharto.



Usai bersalaman dengan mempelai, dan mengambil souvenir kejutan manis terjadi. Mimin bertemu dengan Bapak Husin, kawan lama saat masih berseragam putih-biru di SMPN 3 Metro. Bapak Husin hadir bersama istri dan anaknya. Menariknya, dunia terasa begitu sempit karena sang anak ternyata adalah mantan murid Mimin saat masih mengajar di LBPP LIA Bandar Lampung.

Tak jauh dari sana, Mimin juga sempat bertegur sapa dengan Ibu Umi Ipadah yang datang bersama suami dan anak sulungnya.



Setelah rangkaian percakapan dan santap siang yang hangat, Mimin akhirnya berpamitan. Perjalanan pulang menjadi momen refleksi atas hari yang luar biasa: dimulai dengan keringat dan prestasi di lintasan lari, diakhiri dengan hangatnya jalinan persahabatan di gedung pesta.

Tiba di rumah, Mimin melepas lelah, mengistirahatkan raga setelah seharian penuh mengukir memori di Minggu, 5 April 2026.

Malam pun tiba, menutup rangkaian kegiatan di hari Minggu yang panjang namun penuh makna. Usai menunaikan ibadah shalat Magrib, Mimin kembali bersiap dan bergegas menuju Masjid Al-Bakrie untuk menjalankan ibadah shalat Isya berjamaah.

Langkah Mimin kemudian berlanjut menuju daerah Rawalaut, Enggal. Malam itu, agenda Mimin beralih ke suasana yang lebih khidmat dan penuh takzim, yakni mengunjungi kediaman mertua Ibu Tunah.


Kedatangan Mimin bertujuan untuk mengikuti acara kirim doa tiga hari atas berpulangnya ibu mertua tercinta. Suasana rumah duka diselimuti kekhusyukan saat doa-doa dipanjatkan untuk almarhumah.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Mimin juga sempat bertemu dan bertegur sapa dengan Bapak Jeksen yang turut hadir di kediaman tersebut.



Dari semangat olahraga di pagi hari, keceriaan di pesta pernikahan pada siang hari, hingga ditutup dengan suasana doa dan silaturahmi keluarga di malam hari. Hari Minggu, 5 April 2026, menjadi sebuah catatan perjalanan yang lengkap bagi Mimin—tentang kesehatan, persahabatan, dan bakti kepada keluarga.

Waktu merambat semakin malam, dan tepat menjelang pukul 21:30 WIB, suasana khidmat di kediaman Rawalaut mulai berangsur tenang.

Sebelum melangkahkan kaki keluar dari rumah duka, Mimin menghampiri Bapak Catur, suami Ibu Tunah. Dengan penuh rasa hormat dan empati, Mimin berpamitan kepada beliau. Pertemuan singkat namun bermakna ini menutup rangkaian agenda panjang Mimin di hari tersebut.



Minggu, 5 April 2026, akhirnya tuntas. Sebuah hari yang dimulai dengan peluh di lintasan lari Justice Run, berlanjut dengan hangatnya reuni di pesta pernikahan Hafiz, dan diakhiri dengan doa yang tulus serta penghormatan terakhir bagi keluarga.

Mimin pulang membawa kenangan yang beragam—mulai dari semangat sportivitas, tawa bersama kawan lama, hingga keheningan dalam doa. Kini saatnya beristirahat, memulihkan energi untuk menyambut hari esok yang baru.

Bu Rosmiati dll


Masjid Raya Al Bakrie Lampung


Bapak Jaksen

Ibu Menak Mahkota

Bapak idaflis (Goweser)

Ibu Ratna, Ibu Mayona dan Ibu Dona


Ibu Nurul Hamidah


Bapak M. Thoyib, Bapak Robi dan bapak Herwan


Bapak Topik

Ibu Siti Romlah, Pak Joko dan Pak Jaksen


Bu Misna, Bu Elya Nurita, dan Bapak Thoyib 


Bapak Husin bersama Putri



Ibu Irta, Anita dan Ibu Septi


Ibu Umi Ipadah dan keluarga

No comments:

Post a Comment