Sunday, April 12, 2026

Wujudkan Pusat Kaderisasi Intelektual, PWNU Lampung Gelar Peletakan Batu Pertama Pesantren Mahasiswa

BANDAR LAMPUNG– Suasana khidmat menyelimuti kawasan Labuhan Dalam, Tanjung Senang, pada Minggu pagi, 12 April 2026. Sejumlah tokoh besar, akademisi, dan pimpinan lembaga Nahdlatul Ulama berkumpul dalam rangka prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pesantren Mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) Lampung.

Acara yang dipandu oleh Ketua Panitia, Prof. Dr. Subandi, M.M., dan Sekretaris Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., ini menandai dimulainya pembangunan fisik sarana pendidikan yang telah lama dinantikan sebagai pusat kaderisasi mahasiswa Nahdliyin di Bumi Ruwa Jurai.

Kehadiran Tokoh Intelektual dan Pimpinan Kampus

Prosesi ini menjadi istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci NU Lampung. Terlihat di lokasi, Dr. Puji Raharjo, Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., bersama Prof. Dr. Alamsyah, M.Ag., yang turut memberikan restu atas dimulainya pembangunan ini. Kehadiran beliau berdua memberikan bobot spiritual dan intelektual tersendiri bagi proyek strategis ini.

Selain itu, dukungan akademis terlihat nyata dengan hadirnya delegasi dari perguruan tinggi di bawah naungan NU, antara lain:

Universitas Ma’arif Lampung (UMALA): Para pimpinan dan civitas akademika UMALA hadir memberikan dukungan penuh.

ITS NU Lampung: Jajaran pengurus Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Lampung juga tampak di lokasi untuk menyaksikan tonggak sejarah ini.

Dr. Ikhsan Mustofa: Kehadiran beliau menambah deretan pakar dan tokoh pendidikan yang mendukung penuh pembangunan pesantren ini.

Dukungan Lintas Sektoral

Tak hanya dari kalangan internal pengurus NU dan akademisi, tokoh agama setempat juga turut hadir. Ketua MUI Kota Bandar Lampung, Dr. Amiruddin, M.Pd.I., Ketua PC LP Maarif NU Lampung, Agus Faisal Ahsya, M.Pd. tampak berada di tengah-tengah undangan, menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara ormas keagamaan dalam membangun fasilitas pendidikan di Kota Tapis Berseri.

Simbol Kebangkitan Kaderisasi Mahasiswa

Terletak strategis di Jl. Flamboyan IV (belakang Pondok Al Banin), gedung ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan keilmuan dan keislaman yang moderat. Dalam narasinya, Prof. Dr. Subandi menekankan bahwa pesantren ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperdalam nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

 "Ini adalah ikhtiar bersama. Kehadiran para guru besar, pimpinan kampus seperti ITS NU dan UMALA, serta tokoh MUI hari ini adalah bukti nyata komitmen kolektif kita dalam mencetak generasi muda NU yang berwawasan luas," ungkap salah satu panitia di sela acara.


Agenda dan Harapan

Kegiatan yang turut dihadiri oleh seluruh jajaran PWNU Lampung, PW LP Ma'arif, serta perwakilan PCNU dan PC LP Ma'arif se-Provinsi Lampung ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh para kiai. Dengan diletakkannya batu pertama ini, diharapkan proses konstruksi dapat berjalan tepat waktu sehingga fungsi pesantren sebagai pusat kaderisasi intelektual dapat segera dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa di Lampung.


***



















No comments:

Post a Comment