Wednesday, November 12, 2025

Layanan Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung; 21 Oktober 2025

Layanan Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung

Hari/Tanggal: 21 Oktober 2025

Waktu Laporan: Pukul 08:10 WIB hingga 16:31 WIB

Pada tanggal 21 Oktober 2025, perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung menjadi pusat aktivitas yang sangat ramai dan terkadang emosional. Total 57 transaksi tercatat, didominasi oleh penggunaan fasilitas digital dan fokus yang kuat pada buku Pendidikan Anti Korupsi (PAK), serta cerita yang menyentuh tentang insiden di sekolah.

I. Pemanfaatan Teknologi (Menggunakan Laptop) (26 Transaksi)

Aktivitas penggunaan laptop menjadi yang paling menonjol, terutama oleh siswa/i Kelas 9M dan 8D, dengan beragam tujuan, dari akademik hingga sosial.

  • Fokus Akademik (IPA, Matematika, TIK, Akidah Akhlak): Siswa Kelas 8D menunjukkan fokus yang kuat pada materi eksakta, seperti Muhammad Hafizh dan Kesya Tsanny Justicia yang mencari keliling dan luas segitiga serta Pythagoras. Siswa Kelas 9M juga banyak browsing tentang materi Akidah Akhlak dan cara membuat kerajinan. Ratu Carissa Fathiyyah (9B) menggunakan laptop untuk Membuat Dokumen setelah berhasil lolos lomba OTN, mencatat semangatnya dengan "Saya sangat bersemangat."

  • Insiden Sosial dan Ngilu: Transaksi paling menyentuh datang dari siswa Kelas 7A. Elvara (7A) menggunakan laptop untuk menulis cerita tentang insiden temannya, Bahir, yang jatuh dari tangga dan patah tulang. Catatan ini diikuti oleh siswa 7A lainnya (Zahrotusyifa, Malika, Khansa) yang ikut browsing untuk mencari tahu "kok bisa patah tulang," menunjukkan peran perpustakaan sebagai tempat siswa memproses dan berbagi informasi sosial yang penting.

  • Keluhan Kenyamanan: Beberapa siswa Kelas 9M menggunakan sesi browsing untuk menyampaikan keluhan tentang fasilitas sekolah, seperti "AC kelas kebakaran kapan diganti karena kita semua kepanasan" dan "perpus mtsn1 nyaman banget plis mts benerin ac kelas 9m panas banget."

  • Kesan: Meskipun ada keluhan dan cerita sedih, kesan keseluruhan fasilitas laptop sangat positif: "keren banget," "seru banget plizz," dan "Keren gege gemink ailopyu perpus muah semangat."

II. Peminjaman Buku (16 Transaksi)

Peminjaman buku pada hari ini didominasi oleh buku-buku Pendidikan Anti Korupsi (PAK), buku-buku agama/sejarah, dan literatur umum.

  • Dominasi PAK: Buku Panduan Pendidikan Anti Korupsi tercatat dipinjam oleh setidaknya 6 siswa, termasuk Alfarizi (7G), ALFATIR (9M), DARA KINAR (9B), ARIQ (7D), dan Rizal (7D). Keterlibatan kelas dari 7 hingga 9 menunjukkan materi ini menjadi fokus lintas jenjang.

  • Fokus Agama dan Fiksi: Buku Fikih VII (Agung, 7E), Muhammad Teladan Sepanjang Zaman (Dzaka, 8D), dan Para Pembela Nabi (Muhammad Luqman, 7B) menunjukkan minat keagamaan yang stabil.

  • Sastra dan Umum: Amanda Aniva Frizi (7A) meminjam novel REMBUALAN TENGGELAM DIWAJAH MU, dan ERNITA AREANA SHAKILLA (7B) meminjam KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA dengan pesan, "BERSAKIT SAKIT DAHULU BERSENANG SENANG KEMUDIAN."

III. Pengembalian Buku (11 Transaksi)

Pengembalian buku ditandai dengan laporan pemahaman materi PAK dan apresiasi terhadap literatur.

  • Mendalami PAK: Beberapa siswa mengembalikan buku PAK dan melaporkan manfaat spesifik seperti "tidak korupsi" (Muhammad Rizqy, 7H) dan pemahaman nilai jujur, disiplin, tanggung jawab (Dara Kinar, 9B).

  • Literasi: Qanita Ranaya Sahagita (7A) mengembalikan buku BERKEBUN BUNGA MENGUSIR DUKA dengan laporan yang sangat rinci tentang materi tanaman, alam, dan cerita menarik, memberikan feedback kualitas yang tinggi.

  • Kesan: Kesan yang menyertai pengembalian cenderung baik ("mantap," "bagus," "have fun"). Namun, Syakira (7C) mengembalikan IPA Terpadu Kelas 7 terlambat dengan alasan "kepala saya pusing" bulan sebelumnya, menunjukkan tantangan yang dihadapi siswa.

IV. Membaca di Tempat (4 Transaksi)

Aktivitas membaca di tempat pada hari ini lebih tenang dan berfokus pada ketenangan.

  • Fokus Spiritual/Informatif: Siswa membaca tentang sikap anti korupsi (Rasya Indri, 9D), isu-isu penting hukum Islam (Nadhif, 9M), dan materi matematika (pola bilangan, sistem persamaan linear 2 variabel) (Faris, 9M).

  • Ketenangan: HANIFAH MUSLIMAH VERISTYA (7A) mencatat, "AKU SUKA KETENANGAN DI DALAM PERPUSTAKAAMN," menyoroti fungsi perpustakaan sebagai ruang yang menenangkan di tengah kesibukan sekolah.

KESIMPULAN

Layanan perpustakaan pada 21 Oktober 2025 sangat esensial dalam mendukung tugas akademik (Matematika, TIK, Akidah Akhlak), pendidikan karakter (PAK), dan sebagai media center yang responsif terhadap isu-isu sosial di lingkungan sekolah (insiden Bahir). Pihak perpustakaan disarankan untuk meneruskan fokus pada PAK dan bekerja sama dengan pihak sekolah terkait keluhan fasilitas (AC Kelas 9M).

No comments:

Post a Comment