Wednesday, November 12, 2025

Layanan Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung; Senin, 20 Oktober 2025

Layanan Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung

Hari/Tanggal: 20 Oktober 2025

Waktu Laporan: Pukul 08:00 WIB hingga 16:15 WIB

Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung pada tanggal 20 Oktober 2025 menunjukkan tingkat aktivitas yang sangat tinggi dan beragam, dengan total 75 transaksi tercatat sepanjang hari, menyoroti fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi dan teknologi.

I. Peminjaman Buku (30 Transaksi)

Aktivitas peminjaman buku didominasi oleh dua tema besar: Pendidikan Anti Korupsi (PAK) dan Pelajaran Keagamaan/Sejarah Islam (SKI).

  • Antikorupsi Jadi Primadona: Buku Pendidikan Anti Korupsi (PAK) menjadi judul yang paling banyak dipinjam (setidaknya 9 transaksi), menunjukkan fokus sekolah terhadap pendidikan karakter. Namun, emosi yang menyertainya bervariasi; dari Muhammad wahyu saputra (7H) yang "Semangat," hingga Almira (7H) yang meminjam buku yang sama dengan kesan "Memusingkan" dan "Menyakiti hati," mencerminkan tantangan dan kejujuran emosional siswa dalam menghadapi materi tersebut.

  • Materi Kurikulum: Selain PAK, buku-buku SKI Kelas IX (dipinjam oleh siswa kelas 9G) dan Informatika (dipinjam oleh M gibran mahardika dan khansa, 7B) juga populer, mencerminkan kebutuhan siswa akan materi ujian dan keterampilan teknologi.

  • Bacaan Umum: Peminjaman juga mencakup bacaan umum seperti Teladan sepanjang zaman dan Kamus Djerman (M.Ragio Dwi Putra, 8B).

II. Pengembalian Buku (17 Transaksi)

Pengembalian buku diiringi dengan laporan manfaat yang diperoleh siswa, menunjukkan bahwa proses membaca berjalan efektif.

  • Pentingnya Ilmu Agama: Siswa melaporkan perolehan pemahaman yang spesifik, seperti tata cara tayamum dari buku Fikih (Najwa, 7C), pengetahuan tentang sejarah Islam dari Kisah Nabi (M. Maulana Yusuf, 8B), dan berkembangnya kerajaan Islam di Indonesia dari SKI Kls 9 (Kamiliya, 9D).

  • Mata Pelajaran Wajib: Pengembalian buku IPA (Callysta Zhafira, 8C) menunjukkan pemahaman materi Ekosistem dan Bioteknologi. Pengembalian buku PAK oleh Rizal (7D) disertai pesan moral, "Jangan korupsi yaaa."

  • Kesan Positif: Secara keseluruhan, kesan pengembalian didominasi oleh rasa puas dan senang ("Seru," "Cihuy," "Good job"), namun Andrea (7A) mengembalikan buku IPS dengan perasaan "oktober sedih banget."

III. Menggunakan Laptop (17 Transaksi)

Fasilitas laptop menjadi pusat kegiatan berbasis teknologi yang kuat, dengan dominasi Kelas IXM (9M) dan Kelas VIIA (7A).

  • Proyek Tugas Seni: Sebagian besar siswa Kelas IXM (9M) menggunakan laptop untuk mencari lirik lagu (LIRIK LAGU UNTUK TUGAS, I LOVE YOU SO, until i found you), menunjukkan adanya tugas bersama dari guru seni atau bahasa Inggris.

  • Keterampilan Praktis: Vitha bunga ramadani (9M) mencari "Cara menjahit kain tapis dengan benar dan rapi," menunjukkan pemanfaatan fasilitas untuk keterampilan lokal.

  • Riset dan Hiburan: Siswa kelas 7A memanfaatkan laptop untuk riset harga buku/novel dan mencari informasi umum (MICROSOFT PAINT, Gambar). Menjelang sore, penggunaan laptop beralih menjadi aktivitas santai, seperti ngadem sambil menunggu jemputan atau browsing setelah kegiatan mabitt.

IV. Membaca di Tempat (11 Transaksi)

Aktivitas membaca di tempat didominasi oleh tema spiritual dan pengembangan diri.

  • Fokus Agama dan Akhlak: Bacaan tentang Akidah, Akhlak, Taubat Nasuh, Ikhlas, dan Istiqomah menjadi pilihan utama (Hanifah, Zahro, Raihana, 7A), serta kisah-kisah di masa awal Islam (Caesar Qidam al-shidiq, 7J).

  • Bacaan Non-Fiksi: Terdapat pula siswa yang membaca topik tentang sel-sel biologi (Elvara, 7A) dan etika dalam bisnis (Achmad Fauzan & Faris Irfan maulana, 9M).

  • Ekspresi Emosional: Walaupun fokus bacaan serius, siswa berbagi perasaan yang beragam, mulai dari kebahagiaan mendalam ("Alhamdulillah luar biasa allahuakbar") hingga ungkapan ketidaksukaan terhadap mata pelajaran (Syakira, 7C yang tidak suka IPS).

KESIMPULAN

Pada tanggal 20 Oktober 2025, perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung berfungsi sangat aktif dan relevan, terutama dalam mendukung pendidikan karakter (melalui buku PAK) dan proyek tugas siswa (melalui fasilitas laptop). Keterlibatan siswa sangat personal, di mana mereka menggunakan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang ekspresi emosi dan refleksi diri.

No comments:

Post a Comment