Friday, September 11, 2026

Perkuat Karakter Religius dan Kebersamaan, MTsN 1 Bandar Lampung Gelar MABIT Kelas 7 Reguler

MTsN 1 Bandar Lampung sukses menyelenggarakan kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) bagi peserta didik Kelas 7 Reguler Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (5–6 September 2026), bertempat di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 7E hingga 7M.

Rangkaian acara MABIT diawali pada Sabtu sore (5/9/2026) dengan pelaksanaan salat Ashar berjamaah secara tertib dan khusyuk di Aula MTsN 1 Bandar Lampung di bawah pimpinan Ustadz Ahmad Alfath. Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir bersama yang dipimpin oleh Ustadz Mustafid untuk mengajak peserta mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus menenangkan hati sebelum memasuki agenda berikutnya.

Kegiatan secara resmi dibuka langsung oleh Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Hamsir. Dalam sambutannya, Hamsir menekankan pentingnya MABIT sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membangun kebersamaan. Selama kegiatan, peserta didik dari kelas 7E hingga 7M didampingi penuh oleh wali kelas masing-masing guna memastikan kelancaran acara sekaligus menciptakan rasa nyaman dan keakraban.

Pada hari kedua, Minggu (6/9/2026), kegiatan diawali dengan senam kesegaran jasmani di aula madrasah. Dipimpin oleh guru olahraga Eti Kartika bersama tim siswa terlatih, para peserta mengikuti gerakan senam dengan energik dan penuh semangat diiringi musik gembira. Keseimbangan antara pembinaan spiritual dan fisik ini kemudian dilanjutkan dengan momen sarapan bersama menu nasi uduk. Suasana penuh kekeluargaan terasa hangat saat para siswa, wali kelas, dan panitia membaur menikmati hidangan tanpa sekat.

Memasuki agenda inti keagamaan di hari kedua, para peserta menyimak tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Aidi Afrian. Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Generasi Muda Berakhlak Mulia”, Ustadz Aidi mengimbau para siswa untuk membiasakan sikap jujur, santun, disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta peduli sesama sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Rangkaian MABIT Kelas 7 Reguler TA 2026/2027 resmi ditutup pada Minggu siang oleh Kepala Madrasah, Hamsir. Acara penutupan yang bertempat di aula tersebut turut dihadiri oleh Ketua Program Reguler, Ahmad Safar, beserta jajaran panitia.

Dalam amanat penutupnya, Hamsir menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara dan berharap nilai-nilai positif yang didapatkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Ilmu tanpa amalan itu hampa. Saya ingin melihat nilai-nilai MABIT ini hidup dalam keseharian kalian—baik di rumah, masyarakat, maupun di lingkungan madrasah. Jadilah teladan yang membanggakan: berakhlak karimah, mandiri, dan berkarakter kuat!" pungkas Hamsir.

Melalui berakhirnya kegiatan ini, MTsN 1 Bandar Lampung berharap para peserta didik kelas 7 reguler memiliki fondasi karakter yang kuat, mandiri, serta siap mengarungi perjalanan pendidikan mereka di madrasah.*** 


Wednesday, September 2, 2026

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: IPA / Geografi

Topik: Perubahan Iklim: Mitigasi & Adaptasi

Kelas / Fase: ________ / _____

Kelompok: ____________________

Nama Anggota:
  1. ____________________
  2. ____________________
  3. ____________________
  4. ____________________
  5. ____________________

A. Petunjuk Belajar

  1. Bacalah studi kasus yang disajikan dengan cermat bersama anggota kelompokmu.

  2. Jawablah pertanyaan analisis dan kategorikan aksi penanganan iklim pada tabel yang tersedia.

  3. Susunlah rencana aksi nyata yang dapat diterapkan di lingkungan sekolahmu.

B. Studi Kasus

Ancaman Pesisir dan Ketahanan Pangan

Desa Mekar Sari yang terletak di kawasan pesisir mulai merasakan dampak nyata perubahan iklim dalam 5 tahun terakhir. Suhu udara rata-rata terasa semakin panas, dan musim hujan menjadi sangat tidak menentu.

Saat musim kemarau, para petani mengalami gagal panen karena kekeringan ekstrem. Sementara saat musim hujan, banjir rob kerap merendam pemukiman dan merusak tambak warga. Di sisi lain, peningkatan penggunaan kendaraan bermotor dan pembakaran sampah plastik di sekitar desa terus menyumbang emisi gas rumah kaca yang memperparah kondisi udara setempat.

C. Pertanyaan Analisis

  1. Berdasarkan studi kasus di atas, identifikasi dua fenomena yang menjadi tanda/dampak terjadinya perubahan iklim di Desa Mekar Sari!

    Jawaban:

  2. Jelaskan perbedaan dasar antara Mitigasi dan Adaptasi perubahan iklim berdasarkan pemahaman kelompokmu!

    Jawaban:

    • Mitigasi: _________________________________________________________________

    • Adaptasi: _________________________________________________________________

D. Pengelompokan Aksi Iklim

Kategorikan tindakan-tindakan berikut dengan memberi tanda centang ($\checkmark$) pada kolom Mitigasi atau Adaptasi sesuai dengan tujuannya.

No.Tindakan / AksiMitigasiAdaptasi
1.Menanam pohon bakau (mangrove) di sepanjang garis pantai untuk menahan erosi dan rob.[         ][        ]
2.Beralih dari sepeda motor ke sepeda atau jalan kaki saat berangkat sekolah.[         ][        ]
3.Petani mengganti varietas padi menjadi jenis yang lebih tahan terhadap kekeringan.[       ][       ]
4.Memasang panel surya di atap sekolah untuk mengurangi penggunaan listrik fosil.[        ][        ]
5.Membuat sumur resapan dan biopori di area pemukiman untuk menampung air hujan.[        ][        ]

E. Rencana Aksi Sekolah (Tugas Kelompok)

Diskusikan satu Rencana Aksi Nyata yang dapat kelompokmu terapkan di lingkungan sekolah untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

  • Nama Program: ____________________________________________________________

  • Jenis Aksi: ( Mitigasi / Adaptasi ) (Coret yang tidak perlu)

  • Langkah Kerja Sederhana:

  • Dampak yang Diharapkan: ____________________________________________________