Wednesday, September 2, 2026

Modul Ajar Kurikulum Merdeka Perubahan Iklim

Modul Ajar Kurikulum Merdeka 

Perubahan Iklim yang siap digunakan atau disesuaikan dengan jenjang kelas 8 SMP/MTs.


1. Informasi Umum

KomponenKeterangan
Mata PelajaranIlmu Pengetahuan Alam (IPA) / Geografi / Biologi
Fase / KelasFase D (SMP) / Fase E (SMA)
Alokasi Waktu3 JP (3 × 45 Menit) — 1 Kali Pertemuan
Profil Pelajar PancasilaBeriman & Bertakwa kepada Tuhan YME, Bergotong Royong, Bernalar Kritis, Kreatif
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)

2. Komponen Inti

A. Tujuan Pembelajaran

  1. Menganalisis penyebab utama dan dampak perubahan iklim terhadap ekosistem serta kehidupan manusia.

  2. Membedakan strategi mitigasi (upaya mengatasi) dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

  3. Merumuskan tindakan nyata (solusi) yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

B. Pemahaman Bermakna

  • Perubahan iklim bukan sekadar isu global, melainkan ancaman nyata yang memengaruhi pola cuaca, ketersediaan pangan, dan kesehatan.

  • Manusia perlu melakukan dua langkah sejajar: beradaptasi dengan perubahan yang sudah terjadi dan bermitigasi untuk mencegah keparahan lebih lanjut.

C. Pertanyaan Pemantik

  • Mengapa cuaca saat ini semakin sulit diprediksi dan suhu terasa jauh lebih panas dibanding beberapa tahun lalu?

  • Menurut kalian, apa perbedaan antara mencegah perubahan iklim makin parah dan menyesuaikan diri dengan dampaknya?

3. Kegiatan Pembelajaran

1.Pendahuluan:15 Menit.
  • Pembuka: Salam, berdoa, dan pengondisian kelas.

  • Apersepsi: Guru menampilkan tayangan singkat atau artikel tentang banjir rob, kekeringan ekstrem, atau pencairan es kutub.

  • Pertanyaan Pemantik: Diskusi singkat berbasis fenomena yang ditampilkan.

2.Kegiatan Inti — Tahap PBL:65 Menit.
  • Orientasi Masalah (10 Menit): Murid menyimak studi kasus tentang kenaikan permukaan air laut di wilayah pesisir Indonesia dan dampaknya bagi nelayan.

  • Pengorganisasian Kelompok (10 Menit): Murid dibagi menjadi beberapa kelompok (4–5 orang).

  • Penyelidikan Mandiri & Kelompok (20 Menit): Kelompok berdiskusi mengategorikan tindakan nyata ke dalam 2 pilar utama:

    • Mitigasi (Mengurangi Emisi): Hemat energi, energi terbarukan, reboisasi, transportasi publik.

    • Adaptasi (Menyesuaikan Diri): Pembangunan tanggul laut, penanaman varietas tanaman tahan kering, sistem peringatan dini bencana.

  • Pengembangan & Penyajian Karya (25 Menit): Setiap kelompok membuat poster digital/infografis/peta konsep sederhana tentang rencana aksi iklim di lingkungan sekolah.

3.Penutup:10 Menit.
  • Refleksi: Perwakilan murid menyampaikan gagasan utama yang didapat.

  • Umpan Balik: Guru mengonfirmasi konsep mitigasi vs. adaptasi.

  • Aksi Nyata: Pembagian tugas pribadi untuk mengurangi jejak karbon mingguan di rumah.

4. Matriks Ringkasan Materi

KategoriDefinisiContoh Aksi Nyata
MitigasiUpaya mengurangi sumber atau meningkatkan penyerapan gas rumah kaca untuk mencegah keparahan.
• Menggunakan transportasi umum atau sepeda


• Menanam pohon (reboisasi)


• Transisi ke energi surya/angin

AdaptasiPenyesuaian terhadap iklim saat ini atau masa depan untuk mengurangi risiko/dampak.
• Membangun rumah panggung di daerah rawan banjir


• Mengembangkan varietas padi tahan kekeringan


• Menghemat pemakaian air bersih

5. Asesmen Pembelajaran

  • Asesmen Diagnostik: Pertanyaan lisan di awal pembelajaran untuk mengukur pemahaman awal tentang efek rumah kaca.

  • Asesmen Formatif: Lembar kerja kelompok (LKPD) saat mengategorikan tindakan mitigasi dan adaptasi.

  • Asesmen Sumatif: Penilaian produk berupa poster/infografis rencana aksi iklim lingkungan sekolah.

No comments:

Post a Comment