Wednesday, July 22, 2026

Melihat Masa Depan di Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung: Dari Teks Proklamasi hingga Cita-Cita Forensik

BANDAR LAMPUNG — Perpustakaan madrasah kini tak lagi sekadar deretan rak kayu yang berdebu atau ruangan hening tempat menumpuk buku pelajaran. Di Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung, suasana belajar hadir secara interaktif, ramah teknologi, dan penuh dengan dinamika impian para peserta didik.



Di bawah naungan Kepala Madrasah, Dr. Hamsir, M.Pd.I, serta arahan Kepala Perpustakaan, Winarno, S.Pd., perpustakaan ini terus bersinergi menghadirkan ruang baca yang inklusif. Kehangatan serta kelancaran aktivitas pemustaka saban hari tak lepas dari pelayanan sigap dua staf Layanan Pemustaka, yaitu Daris Budiana, S.Pd. dan Parindra, S.Pd.


Akses Digital Jadi Magnet Utama

Dari catatan rekapitulasi data kunjungan terbaru, tercatat sebanyak 24 aktivitas pemustaka meramaikan ruang perpustakaan. Menariknya, mayoritas siswa (14 kunjungan) memanfaatkan fasilitas koleksi laptop digital perpustakaan.

Siswa datang dengan beragam tujuan eksplorasi:

  • Amelia dan Siti Wulan Nofita Sari tampak khusyuk mengetik dan menelusuri isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia demi memperdalam ilmu kebangsaan dan sejarah.

  • Khanza Zhafira Nafisah memanfaatkan laptop untuk membaca kisah Nabi Yunus sekaligus mendalami dunia hukum dan sains, sebab ia bercita-cita menjadi seorang Ahli Forensik.

  • Zifa, Najmi, Callysta, dan Qania secara kolaboratif mencari resep brownies melalui laptop untuk mengasah bakat memasak mereka agar kelak menjadi Koki/Baker profesional.

  • Tak ketinggalan, Virzi berdiskusi dan mencari inspirasi untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang CEO Muda.


Menanamkan Integritas Lewat Buku Anti-Korupsi

Selain keunggulan fasilitas digital, aktivitas peminjaman buku di perpustakaan ini juga menunjukkan tren yang sangat positif. Buku Panduan Pendidikan Anti-Korupsi menjadi salah satu koleksi yang paling banyak dipinjam oleh siswa seperti Fila, Aisyah Izzah Athirah, Farhan, dan M. Zanaya Kenzi Nawawi.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa pembentukan karakter berintegritas, jujur, dan bertekad kuat telah tertanam sejak dini di lingkungan MTsN 1 Bandar Lampung.

Sementara itu, pada aktivitas pengembalian buku, siswa seperti Syita mengembalikan novel Hi Berlin sambil merefleksikan harapannya untuk bisa menjalani kehidupan yang tenang dan terarah di masa depan. Di sudut ruang baca, Nazifah Salsabila tampak menikmati bacaannya sembari memupuk impian menjadi seorang aktor film ternama.


Wadah Bertumbuhnya Berbagai Cita-Cita

Perpustakaan MTsN 1 Bandar Lampung telah membuktikan fungsinya sebagai heart of the school—jantung dari aktivitas akademik dan pengembangan diri. Baik yang ingin menjadi guru, ilmuwan, pengusaha, koki, hingga bos muda, semuanya menemukan pintu awal pencarian ilmunya di sini.

Melalui sinergi manajemen yang solid dan kebebasan siswa dalam mengeksplorasi literasi fisik maupun digital, perpustakaan ini siap terus melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan siap meraih sukses.

****

No comments:

Post a Comment